Peneliti BRPBAPPP Kembangkan Aplikasi Sipetak

peneliti dan penyuluh
foto bersama peserta workshop sipetak

Terkini.id, Barru – Tahun 2018, peneliti sumberdaya daya lahan dan lingkungan budidaya BRPBAPPP Maros Kementerian Kelautan Perikanan (KKP) Dr. Tarunamulia dan Tim mengembangkan suatu aplikasi Prototipe Teknologi WebGIS yang merupakan pengembangan sistem informasi geografis (SIG atau GIS) yang berbasis internet  yang dinamakan Sistem Informasi Pengelolaan Tambak disingkat SIPETAK. 

WebGIS yang diakses pada alamat URL http://sipetak.brpbap3maros.com/, Sebagaimana tujuannya dimaksudkan untuk memudahkan visualisasi dan interpretasi untuk menjamin efektivitas penetapan kebijakan pengelolaan dan pengembangan budidaya tambak.

Selain informasi petakan tambak, melalui aplikasi interface (Google Maps API), WebGIS ini juga menampilkan peta globe virtual gratis dan online yang didukung oleh citra satelit resolusi tinggi sehingga dapat menunjukkan tipe penggunaan lahan di sekitar tambak yang terdiri dari pemukiman, kebun campuran dan sawah Informasi penggunaan lahan disekitar tambak eksisting sangat berguna untuk memprediksi potensi pengembangan termasuk risiko dari dampak yang kemungkinan timbul akibat kegiatan budidaya terhadap penggunaan lahan lainnya.

WebGIS SIPETAK juga menyediakan informasi jaringan saluran tambak dan sungai. Setiap saluran tambak dapat diberikan kode atau nama untuk kebutuhan pengelolaan seperti revitalisasi saluran dan manajemen kualitas air.

Melalui kajian pengembangan aplikasi Sipetak tersebut. Tim peneliti sumberdaya daya lahan dan lingkungan budidaya BRPBAPPP memberikan sosialisasi sekaligus bimbingan beknis (BIMTEK) penggunaan aplikasi Sipetak yang saat ini sudah berbasis Android kepada penyuluh perikanan dari dua Kabupaten yaitu Kabupaten Barru dan Kabupaten Pangkep serta dinas perikanan Kab. Barru yang berlokasi di Instalasi Pembenihan Udang Windu dan Kepiting BRPBAPPP selama 2 hari 26 – 27 Oktober 2020 dengan jumlah peserta 50 orang.

Menurut Dr. Tarunamulia, M.Sc yang merupakan penanggung jawab kegiatan riset, selain untuk meningkatkan kemapuan operasional aplikasi Sipetak bagi para peserta, bimbingan teknis ini juga bertujuan lebih jauh untuk meningkatkan partisipasi dan konstribusi calon surveyor dalam memperkaya data sekaligus meningkatkan akurasi informasi dari WebGIS Sipetak yang bersifat spasio-temporal.

Ir. Andi Sidda (Kepala Dinas Perikanan Kab. Barru) yang membuka kegiatan tersebut sangat merespon positif kegiatan ini mengingat fungsi dan manfaat dengan keberadaan WebGIS SIPETAK sangat membantu pengelolaan kegiatan budidaya pada skala petakan dan hamparan dan juga sangat bermanfaat baik untuk para penyuluh maupun para petambak, lebih lanjut  mengatakan bahwa mudah – mudahan WebGIS SIPETAK dapat terus dikembangkan untuk mendukung kegiatan budidaya perikanan di Indonesia.

Mewakili kepala BRPBAPPP Maros Andi Bahtiar, S.St.Pi humas BRPBAPPP mengharapkan kepada peserta untuk berpartisipasi dalam pengimputan data ke aplikasi Sipetak untuk mendukung Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) khususnya Perikanan Budidaya dalam memasuki era revolusi industry 4.0 antara lain dalam hal “pemanfaatkan untuk mendapatkan informasi ketersediaan benih unggul, pakan, sarana dan prasarana produksi serta”.

Terobosan yang tidak kalah pentingnya dari aplikasi GIS berbasis internet ini adalah memungkinkan partisipasi berbagai stakeholders budidaya seperti penyuluh, pembudidaya, dinas perikanan atau LSM untuk mengupdate informasi ke dalam sistem aplikasi melalui fitur “surveyor” tentunya melalui verifikasi administrator utama untuk menjamin validasi data.

Konten Bersponsor

Berita lainnya

Laga Uji Coba, Persim Maros vs Gasma Enrekang Skor Imbang

Serka Sahlan Korban Penembakan KKB Tinggalkan 5 Anak

Diduga Lakukan Pungli, 4 Oknum Kemenag Maros Diperiksa Jaksa

3 ASN Dinkes Maros Positif Covid-19

Koordinasi Dana BOS untuk Madrasah di Dusun Terluar Maros

Komentar

Laporkan Tulisan

Kami akan menggunakan masukan Anda untuk mempelajari ketika sesuatu tidak benar