Kodim Maros Utus Babinsa Ikuti Pelatihan Fotografi dan Videografi

Pelatihan Fotografi
Babinsa Kodim1422/Maros ikuti pelatihan fotografi dan videografi di Kantor Kodim 1408/Bs di Jalan Lanto Deppasewang, Makassar, Rabu 9 September 2020. (ist)

Terkini.id, Maros – Guna meningkatkan kemampuan personilnya, Pendam XIV/Hasanuddin melaksanakan kegiatan pelatihan fotografi dan videografi bertempat di Kantor Kodim 1408/Bs di Jalan Lanto Deppasewang, Makassar, Rabu, 9 September 2020.

Kegiatan tersebut diikuti oleh para personil Babinsa dan Batalyon se-jajaran Kodam XIV/Hasanuddin sekitar 80 orang dari jajaran Korem serta anggota Pendam sebagai Tim Cyber Kodam XIV/Hasanuddin dengan pembawa materi Fotografer Maman dari Sindo.

Sedangkan materi Vidiografi Steven Sondakh dan Maya Otaria Exsekutiv Produser Kompas TV.

Kapendam XIV/Hasanuddin Kolonel Inf Handriyan Indrawira didampingi Waka Pendam XIV/Hsn Letkol Inf Sandy Yudhopanoto secara resmi membuka kegiatan tersebut.

Dalam pelatihan tersebut materi yang disampaikan meliputi bagaimana melakukan pemotretan agar menghasilkan karya foto yang mampu menyampaikan pesan kepada publik.

Sebelum pelaksanaan pelatihan Kolonel Inf Handriyan Indrawira menyampaikan kepada seluruh peserta latihan agar dalam latihan ini benar-benar dapat memanfaatkan kesempatan.

“Semoga kedepannya seluruh prajurit penerangan mempunyai kemampuan dalam hal foto jurnalistik dan pengetahuan kamera,” kata Kolonel Inf Handriyan Indrawira.

Babinsa Kodim1422/Maros ikuti pelatihan fotografi dan videografi di Kantor Kodim 1408/Bs di Jalan Lanto Deppasewang, Makassar, Rabu 9 September 2020. (herman kambuna/terkini.id)

Lanjut dikatakan bahwa kegiatan ini juga bertujuan untuk membekali prajurit penerangan agar dapat memahami konseptualisasi fotografi, videografi serta jurnalistik dan mampu memenuhi kebutuhan penyampaian pesan atau informasi melalui foto.

Serta menguasai teknik-teknik dasar fotografi, videografi, komposisi foto, dan tehnik pemotretan sehinga betul-betul mampu menghasilkan karya foto jurnalistik.

“Dalam menyampaikan informasi kepada publik, foto menjadi bagian penting dalam sebuah berita, keberadaannya membuat pembaca lebih memahami berita yang disajikan. Namun tidak semua foto layak disisipkan dalam sebuah berita,” ungkap Kolonel Inf Handriyan Indrawira.

Ada etika yang selalu dijunjung tinggi, ada pesan dan berita yang ingin disampaikan, ada batasan-batasan yang tidak boleh dilanggar dan ada momentum yang harus ditampilkan dalam sebuah frame.

“Seorang fotografer juga dituntut sigap dalam menangkap setiap momentum dari sebuah peristiwa, membingkainya dengan sebuah gambar yang berada dari apa yang dilihat oleh khalayak umum,” lanjut Kolonel Inf Handriyan Indrawira.

Untuk mendapatkan foto sedimikian itu tentunya ditentukan keahlian yang cukup. Kemampuan ini sudah menjadi sebuah tuntutan yang tak terelakkan khususnya bagi prajurit penerangan.

Konten Bersponsor

Berita lainnya

Dandim Maros Berikan Jam Komandan ke ASN dan Anggota Koramil Bantimurung

Rumah Sehat Baznas Salurkan Bak Penampungan Air dan Tempat Sampah di Maros

Tingkatkan Sanitasi dan Hidup Sehat Baznas Maros Bagikan 20 Tandon Air

Pelanggar Protokol Covid-19 di Maros Dihukum Pushup dan Pungut Sampah

Serka Sahlan Korban Penembakan KKB Tinggalkan 5 Anak

Komentar

Laporkan Tulisan

Kami akan menggunakan masukan Anda untuk mempelajari ketika sesuatu tidak benar