Koordinasi Dana BOS untuk Madrasah di Dusun Terluar Maros

Rapat koordinasi dana bos
Koordinasi Dana Bos untuk Madrasah di Dusun Tanete Bulu, Desa Bontong Manurung Kecamatan Tompobulu Kabupaten Maros, Selasa 8 Sepetmeber 2020. (ist)

Terkini.id, Maros – Rombongan Kelompok Kerja Kepala Madrasah Ibtidaiyah (KKMI) Maros dan Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Maros mengunjungi dusun terluar, yaitu di Dusun Tanete Bulu, Desa Bontong Manurung Kecamatan Tompobulu Kabupaten Maros, Selasa 8 September 2020.

Kedatangannya untuk melakukan koordinasi penyaluran Dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS). Bukan tanpa alasan kenapa KKMI memilih dusun Tanete Bulu meski harus menempuh perjalanan sekitar 6 jam dari kota Maros.

Tanete Bulu merupakan dusun terluar Kabupaten Maros dengan wilayah pegunungan yang berbatasan langsung dengan Kabupaten Gowa.

Perjalanan untuk mencapai lokasi ini cukup menantang karena medannya masih ada bebatuan jika musim hujan bercampur lumpur.

Butuh keterampilan mengendalikan roda dua untuk sampai ke Tanete Bulu. Karena medannya berat, maka waktu tempuh dari kota Maros bisa mencapai 6 sampai 8 jam.

Dusun Tanete Bulu dipilih menjadi tempat pertemuan bukan tanpa alasan. Warga dusun ini sangat membutuhkan pembinaan dalam bidang pendidikan.

Karena itu, Kementerian Agama Maros melalui seksi Pendidikan Madrasah bersama dengan pengawas madrasah menjadikan Dusun Tanete Bulu sebagai wilayah binaan Kementerian Agama Maros.

Terdapat satu madrasah dengan dua tingkatan di dusun yang dihuni sekitar 40 kepala keluarga ini yakni Madrasah Ibtidaih Swasta DDI Hidayatullah dengan jumlah siswa 79 orang.

Saat ini, Andi Anshar selaku kepala MI DDI Hidayatullah sedang mengusahakan pendirian madrasah tingkat Tsanawiyah.

Rombongan KKMI berangakt dari kota Maros pada Jumat pukul 10.00 wita, tiba di Tanete Bulu pukul 17.40. Butuh waktu tempuh sekitar 7 jam lebih termasuk istirahat.

Namun beratnya medan jadi terobati saat tiba disambut dengah segarnyaa udara pegunungan dan pemandangan yang asri.

Kepala MI DDI Hidayatullah Tanete Bulu Andi Ansar, menyampaikan apresiasi dan terimah kasih atas kedatangan rombongan kemenag.

“Terimakasih rombongan kemenag dan KKMI,” ucapnya.

Selain rapat koordinasi dana BOS, salah satu agenda KKMI adalah memberikan bantuan dana hasil patungan para anggota, kepada salah satu tokoh adat yang menjadi korban kebakaran beberapa hari sebelumnya.

Bantuan ini diserahkan melalui kunjungan silaturahim ke warga.

KKMI memanfaatkan kesempatan berdialog dengan warga setempat tentang kondisi keseharian mereka khususnya pada musim kemarau ini. Warga Tanete Bulu umumnya

petani tadah hujan dengan panen sekali setahun.

Sehingga pada musim kemarau ini, kebanyakan kaum laki-laki masuk ke dalam hutan mencari lebah untuk diambil madunya untuk dijual sebagai tambahan penghasilan.

Konten Bersponsor

Berita lainnya

Peneliti BRPBAPPP Kembangkan Aplikasi Sipetak

Raih Juara 1 Lomba Puisi, Siswi Darul Istiqamah Maros Wakili Sulsel ke Tingkat Nasional

Laga Uji Coba, Persim Maros vs Gasma Enrekang Skor Imbang

Serka Sahlan Korban Penembakan KKB Tinggalkan 5 Anak

Diduga Lakukan Pungli, 4 Oknum Kemenag Maros Diperiksa Jaksa

Komentar

Laporkan Tulisan

Kami akan menggunakan masukan Anda untuk mempelajari ketika sesuatu tidak benar