Warga Keluhkan Sistem Penerimaan BST, Ini Penjelasan dari Dinas Sosial Kabupaten Maros

Warga Keluhkan BST
Kantor Dinas Sosial Kabupaten Maros. (Foto: Maros.Terkini.id)

Terkini.id, Maros – Penerimaan Bantuan Sosial Tunai (BST) kembali menuai masalah. Pasalnya salah satu warga Kelurahan Bontoa, Kecamatan Bontoa menerima undangan penerima bantuan, tapi warga tersebut tidak bisa menerima dana Bantuan Sosial Tunai (BST) tersebut.

Rahmatia, Salah satu warga mengaku baru menerima undangan, 3 (tiga) hari sebelum penerimaan di tahap ketiga. Ia juga mengatakan tidak pernah menerima bantuan mulai dari tahap pertama, tahap kedua dan tahap ketiga.

Sebelumnya Rahmatia mengunjungi kantor Kelurahan Bontoa untuk menerima bantuan, Ketika di kantor Kelurahan Bontoa, nama Rahmatia tidak ada di dalam daftar penerima. Setelah itu petugas yang berada di kantor kelurahan menghubungi petugas yang berada di Dinas Sosial untuk mempertanyakannya.

“Ada namaku di Maros tapi tidak ada uangku,” kata Rahmatia saat ditemui Maros.Terkini.id, Selasa, 4 Agustus 2020.

Selain itu, Rahmatia mendapatkan penjelasan dari petugas bahwa tidak adanya dana tahap ketiga pada saat pencairan disebabkan karena tidak menerima pada tahap pertama dan kedua dan adanya pemblokiran.

Terpisah, Darwis, Pengelola Data Bantuan Sosial, Dinas Sosial Kabupaten Maros, mengatakan untuk warga yang tidak sama identitasnya dalam hal ini Nomor Induk Kependudukan (NIK) dengan undangan, tidak dikasih karena dikhawatirkan ada kesalahan. Tapi ia akan tetap menelusuri data tersebut.

Selain itu, Darwis juga menyatakan yang tidak mencairkan di tahap pertamanya secara otomatis dihapus langsung dari Kementerian Sosial dan ia juga mengungkapkan kami tidak mempunyai kewenangan untuk mengganti data tersebut.

“Kemensos yang hapus itu, dan kami tidak punyai kewenangan untuk mengganti itu orang,” ungkap Darwis, Selasa, 4 Agustus 2020.

Darwis juga mengatakan, ada 661 KK yang tidak bisa mencairkan di tahap kedua dan tahap ketiga dikarenakan ada yang masuk sebagai penerima BPNT perluasan.

“Yang lainnya itu, saya tidak tahu apa jawabannya karena saya sendiri tidak pernah mendapatkan jawaban dari Kementerian Sosial,” jelas Darwis.

Konten Bersponsor

Berita lainnya

Dandim Maros Berikan Jam Komandan ke ASN dan Anggota Koramil Bantimurung

Rumah Sehat Baznas Salurkan Bak Penampungan Air dan Tempat Sampah di Maros

Tingkatkan Sanitasi dan Hidup Sehat Baznas Maros Bagikan 20 Tandon Air

Pelanggar Protokol Covid-19 di Maros Dihukum Pushup dan Pungut Sampah

Serka Sahlan Korban Penembakan KKB Tinggalkan 5 Anak

Komentar

Laporkan Tulisan

Kami akan menggunakan masukan Anda untuk mempelajari ketika sesuatu tidak benar