GP Ansor Kabupaten Maros Tolak RUU HIP

Abrar Rahman
GP Ansor Maros Tolak Rancangan Undang-undang Haluan Ideologi Pancasila. (Ist)

Terkini.id, Maros – Polemik penolakan Rancangan Undang- Undang Haluan Ideologi Pancasila (RUU HIP) diberbagai Daerah kerap berujung unjuk rasa tidak terkecuali di Kabupaten Maros, Provinsi Sulawesi Selatan.

Melihat situasi Kamtibmas saat ini terkait maraknya berbagai aksi unjuk rasa yang dilakukan oleh kelompok ormas tertentu dalam menyikapi perkembangan issue nasional khususnya tentang Rancangan Undang-Undang Haluan Ideologi Pancasila (RUU HIP) yang diusulkan oleh Wakil Rakyat sebagai hak inisiatif DPR RI, hingga saat ini masih menuai berbagai pro dan kontra dari berbagai pihak.

“Pimpinan Cabang Gerakan Pemuda Ansor Kabupaten Maros secara kelembagaan dari Pimpinan Pusat GP Ansor telah menyatakan penolakan terhadap RUU HIP tersebut bahkan Ansor medesak agar tidak hanya ditunda, tapi tidak dilanjutkan pembahasannya,” ujar Ketua PC GP Ansor Kab. Maros, Abrar Rahman, saat ditemui Maros.Terkini.id, Rabu 22 Juli 2020.

“Pancasila tidak boleh diatur oleh peraturan perundang-undangan yang lebih rendah,” lanjut Abrar Rahman.

Abrar Rahman juga menganggap, Plpengaturan Pancasila ke dalam sebuah peraturan perundang-undangan, akan menimbulkan masalah baru yaitu Pancasila bisa diuji materi ‘judicial review’ di Mahkamah Konstitusi.

“Jika itu terjadi, Pancasila sebagai ideologi negara bisa dipermasalahkan secara hukum,” kata Abrar Rahman.

“Ormas seperti Nahdlatul Ulama, Muhammadiyah dan MUI sudah bersuara dalam menolak pembahasan RUU HIP tersebut,” tambahnya.

Selain itu, Abrar Rahman, mengajak masyarakat tidak perlu melakukan tindakan aksi demonstrasi yang dapat mengganggu ketertiban umum, karena mudah dimanfaatkan atau ditunggangi kepentingan kelompok tertentu yang tidak ingin bangsa ini hidup rukun aman dan damai.

“Karena itu, kami mengajak kepada seluruh kader Ansor dan Banser Kabupaten Maros khususnya, mahasiswa dan pemuda Kabupaten Maros pada umumnya agar tidak mudah terprovokasi dengan adanya ajakan dari kelompok tertentu yang sengaja memanfaatkan momentum issue pembahasan RUU HIP untuk dijadikan pemicu dalam melakukan aksi unras besar besaran di berbagai daerah khususnya di daerah Maros,” jelasnya.

Konten Bersponsor

Berita lainnya

Dandim Maros Berikan Jam Komandan ke ASN dan Anggota Koramil Bantimurung

Rumah Sehat Baznas Salurkan Bak Penampungan Air dan Tempat Sampah di Maros

Tingkatkan Sanitasi dan Hidup Sehat Baznas Maros Bagikan 20 Tandon Air

Pelanggar Protokol Covid-19 di Maros Dihukum Pushup dan Pungut Sampah

Serka Sahlan Korban Penembakan KKB Tinggalkan 5 Anak

Komentar

Laporkan Tulisan

Kami akan menggunakan masukan Anda untuk mempelajari ketika sesuatu tidak benar