LBH Salewangang Dukung Kejari Ungkap Dugaan Mafia Tanah dalam Proyek Perumnas di Maros

Alfian Palaguna
Alfian Palaguna, S.H, Direktur LBH Salewangang Maros. (Foto : maros.terkini.id)

Terkini.id, Maros – Belum adanya titik terang Pembebasan Lahan Proyek Pembangunan Perumahan Umum Nasional (perumnas) seluas kurang lebih 101 Hektar yang ditaksir Seharga 170 Miliar yang terletak Di Kelurahan Taroada, Kabupaten Maros menguatkan adanya dugaan keterlibatan Mafia Tanah dalam proses pembebasan lahan Proyek Pembangunan Perumnas Tersebut.

Kasus yang bergulir sejak Tahun 2015 ini seolah terhadang oleh tembok besar di Kabupaten Maros, sepertinya ada tangan-tangan tidak terlihat di balik kasus ini sehingga sulit untuk diungkap yang bergulir sejak 2015 sampai tahun 2020.

Alfian Palaguna, S.H, Direktur LBH Salewangang Maros menduga adanya oknum-oknum tertentu yang menggelapkan Hak masyarakat sebagai Pemilik Sah Objek yang akan ditempati pembangunan Perumahan Umum Nasional (Perumnas) Taroada Maros.

Dugaan ini diperkuat dengan adanya pengakuan warga tentang kepemilikan lahan namun tidak dilibatkan dalam proses pembebasan lahan tersebut.

“Dengan adanya pengakuan warga yang kami dampingi yang dalam keterangannya tidak pernah menerima apa yang semestinya menjadi hak beliau Pasau Bin Dio H. Launa, mengindikasikan adanya Praktek terselubung dalam proses pembebasan lahan Perumahan tersebut,” kata Alfian Palaguna, S.H, Kamis 30 April 2020.

Baca juga:

Alfian Palaguna juga mengatakan selain adanya dugaan kerugian Negara dalam proyek tersebut sebagaimana keterangan yang disampaikan oleh Kepala seksi (kasi) Intelejen Kejari Maros melalui media online. kami juga Menduga kuat bahwa ada Indikasi Penyalahgunaan Kewenangan oleh oknum-oknum pejabat pada instansi tertentu yang ikut berperan dalam proses pembebasan lahan proyek Perumnas Taroada Maros.

Apa yang dipaparkan oleh Kepala Seksi (kasi) Intelejen Kejari Maros kami sangat setuju Kejaksaan Negeri Maros untuk terus melakukan Pengkajian mengusut tuntas adanya Dugaan Tindak Pidana Dan Keterlibatan Mafia Tanah dalam proses proyek pembangunan Perumanah Umum Nasional (Perumnas) yang terletak Di Kelurahan Taroada Kabupaten Maros.

“Dalam kaitan itu, kami memberikan dukungan penuh kepada Kejaksaan Negeri Maros dalam upaya melakukan pengkajian untuk mengusut tuntas serta melakukan penindakan terhadap pihak-pihak yang diduga kuat merupakan kelompok mafia tanah dalam pelaksanaan proyek pembangunan perumahan,” pungkas Alfian Palaguna.

Komentar

Rekomendasi

Nasdem Salurkan Bantuan Korban Kebakaran di Maccopa Maros

Memprihatikan, PMI Kecamatan Bontoa Kunjungi Kakek Abdul Salam di Desa Ampekale Maros

Ini Kondisi Kakek Tua Tinggal di Gubuk Reok Ditengah Empang

Ini Klarifikasi Pemdes Pajukukang Terkait Tudingan Potong Dana BLT Desa

Alumni Smk Techno Terapan Makassar Berbagi Sembako di Bulan Ramadhan

Tak Ada Isolasi Wilayah di Dusun Baji Areng Kecamatan Bontoa Kabupaten Maros, Warga Kecewa

Wilayah Pesisir Maros Diprediksi Lebih Awal Memasuki Musim Kemarau di Bulan Mei

Tim Kesehatan Puskesmas Bontoa Maros Gencar Imbau Warga untuk Memakai Masker

Laporkan Tulisan

Kami akan menggunakan masukan Anda untuk mempelajari ketika sesuatu tidak benar