Rahmat Hidayat : Komisi II DPRD Kabupaten Maros Akan Memanggil Disbudpar Terkait Grand Mall

Rahmat Hidayat
Rahmat Hidayat, Sekretaris Komisi II DPRD Kabupaten Maros. (Foto : maros.terkini.id)

Terkini.id, Maros – Berdasarkan surat himbauan Bupati Maros, seluruh restoran, kafe, dan warkop di Grand Mall sudah bisa dibuka mulai hari ini, Kamis, 9 April 2020.

Namun, Rahmat hidayat anggota DPRD Kabupaten Maros mengatakan harusnya Pemerintah Kabupaten Maros menunda pembukaan Grand Mall.

“Kenapa harus dibuka sementara korban positif covid-19 di Kabupaten Maros terus bertambah, kita berharap Pemerintah fokus dulu lah dan lebih serius dalam penanganan covid-19 ini, karena masih terdapat banyak kendala dalam hal pemutusan rantai penyebaran virus corona di Maros,” kata Rahmat hidayat, Sekretaris Komisi II DRPD Kabupaten Maros.

Walaupun dalam himbauan tersebut terdapat beberapa syarat yang dicantumkan tapi apakah ada yang bisa menjaminkan persyaratan itu bisa berjalan dengan baik sesuai dengan himbauan.

“Terutama pada penerapan protokol kesehatan, sosial distancing, dan walaupun disediakan fasilitas tempat cuci tangan dan hand sanitizer saya pikir itu tidaklah cukup memutus rantai penyebaran virus corona pada tempat keramaian,” tambahnya.

Kebijakan yang telah dikeluarkan Pemerintah Kabupaten Maros akan ditindak lanjuti sesuai arahan Ketua DPRD Kabupaten Maros.

“Kami dari komisi II DPRD Kabupaten Maros akan memanggil dinas terkait untuk membicarakan kebijakan ini sesuai arahan Ketua DPRD Kabupaten Maros,” tutup Rahmat Hidayat, Sekretaris Komisi II DPRD Kabupaten Maros.

Konten Bersponsor

Berita lainnya

Dandim Maros Berikan Jam Komandan ke ASN dan Anggota Koramil Bantimurung

Rumah Sehat Baznas Salurkan Bak Penampungan Air dan Tempat Sampah di Maros

Tingkatkan Sanitasi dan Hidup Sehat Baznas Maros Bagikan 20 Tandon Air

Pelanggar Protokol Covid-19 di Maros Dihukum Pushup dan Pungut Sampah

Serka Sahlan Korban Penembakan KKB Tinggalkan 5 Anak

Komentar

Laporkan Tulisan

Kami akan menggunakan masukan Anda untuk mempelajari ketika sesuatu tidak benar