Dapat Informasi, Lurah Bontoa Langsung Kunjungi Warganya

H Haeruddin Bella, S.Sos
Lurah Bontoa di Dampingi RT RW Kunjungi Warganya Mengalami Penyakit Abses Hepar atau Penyakit Hati, Rabu 04 Maret 2020 (IST)

Terkini.id, Maros – Lurah Bontoa mendapatkan informasi bahwa adanya warga yang mengalami penyakit Abses Hepar atau Penyakit Hati langsung mengunjungi kediamannya di Lingkungan Panjallingan, Rabu 04 Maret 2020.

Ramayanah penderita Abses Hepar atau Penyakit Hati merupakan keluarga tergolong kurang mampu saat ditemui oleh Lurah Bontoa H. Haeruddin Bella, S.Sos menceritakan bahwa dirinya mengalami penyaki hati dan tidak mempunyai biaya untuk berobat ke Rumah Sakit.

Hal tersebut Lurah Bontoa langsung mengecek adminitrasinya dan Ramayanah yang tidak memiliki KTP dan BPJS dengan respon cepat membuatkan Surat Keterangan Tidak Mampu dan Surat Keterangan Domisili untuk segera membuatkan KTP karena sebelumnya Ramayanah merantau di Kalimantan.

“Kami dari Pemerintah kelurahan Bontoa sengaja langsung mengecek setelah mendapatkan info adanya warga yang mengalami kesulitan dan saya telah menyuruh staff saya untuk di bantu mengurus administrasinya untuk mengurus KTP agar segera bisa untuk berobat ke Rumah Sakit,” Ujar H Haeruddin Bella, S.Sos.

Sementara dari Tokoh Pemuda bersama RT dan RW se-kelurahan melakukan open donasi untuk membantu mengurangi beban Ramayanah dengan bekerjasama dengan Pemerintah kelurahan Bontoa.

“Kita sudah kordinasikan ke teman-teman untuk melakukan pengumpulan bantuan agar saudara kita segera bisa berobat ke Rumah Sakit,” Kata Faisal Ketua RT 02.

Konten Bersponsor

Berita lainnya

Dandim Maros Berikan Jam Komandan ke ASN dan Anggota Koramil Bantimurung

Rumah Sehat Baznas Salurkan Bak Penampungan Air dan Tempat Sampah di Maros

Tingkatkan Sanitasi dan Hidup Sehat Baznas Maros Bagikan 20 Tandon Air

Pelanggar Protokol Covid-19 di Maros Dihukum Pushup dan Pungut Sampah

Serka Sahlan Korban Penembakan KKB Tinggalkan 5 Anak

Komentar

Laporkan Tulisan

Kami akan menggunakan masukan Anda untuk mempelajari ketika sesuatu tidak benar